Back to Others News
Catatan Garuda Asia, Bagian Keempat: Tim Siap Mencuri Tiga Poin Melawan Thailand
Others
Share:

Catatan Garuda Asia, Bagian Keempat: Tim Siap Mencuri Tiga Poin Melawan Thailand

Hasil imbang 2-2 melawan Myanmar kemarin, Minggu (9/7) sudah dilupakan oleh para pemain Garuda Asia di ajang piala AFF U-15 di Chonburi, Thailand. Mereka sudah dan harus move on untuk persiapan menghadapi pertandingan esok hari Selasa (11/7) melawan tuan rumah Thailand.

Seperti biasa saat ingin latihan, anak-anak bangun pagi untuk terlebih dahulu untuk solat subuh, selanjutnya persiapan untuk sarapan pagi. Sekitar jam 8 pagi, tim sudah tiba di tempat latihan yang bernama PTT Public Company Limited, Chonburi, Thailand. Tempat itu seperti layaknya kompleks GOR Pertamina Simprug, Permata Hijau yang ada di Jakarta. Sebuah fasilitas olah raga yang disediakan oleh perusahaan minyak dan oli di Thailand.

Mengenai lawan esok hari, Thailand, Pelatih Kepala Timnas U-16 Fakhri Husaini mengungkapkan kesiapannya. “Hari ini latihan pemulihan kondisi anak-anak untuk persiapan kami menghadapi Thailand di hari Selasa besok. Pemain semua dalam kondisi yang fit. Lawan kami kemarin yang saya tahu menang tipis melawan Australia,” katanya usai latihan.

Fakhri Husaini juga akan segera mengetahui cara bermain tuan rumah, dan dengan cepat memperbaiki cara bermain timnya di laga melawan Myanmar. Hal itu tercermin dalam latihan mereka.

“Kami akan mempelajari permainan mereka dan mengevaluasi serta memperbaiki cara bermain kami dari laga sebelumnya melawan Myanmar. Anak-anak sudah melupakan hasil laga kemarin, saya harapkan mereka bisa tampil lebih baik dan mencuri kemenangan untuk meraih tiga poin pertama buat kami. Kami juga tetap berharap para pecinta sepak bola di tanah air mendukung perjuangan kami di turnamen ini,” tuturnya.

Manajer Tim Garuda Asia, Kelik Wirawan memiliki pandangan khusus mengenai pertandingan melawan Thailand. “Laga besok melawan Thailand tentu menjadi laga yang krusial. Sebab Thailand sebagai tuan rumah yang memiliki tradisi sepak bola cukup kuat di kawasan Asia Tenggara,” ucapnya.

“Sudah sejak awal anak-anak ini kita latih motivasi dan penguatan mental sehingga kepercayaan diri dari mereka sangat kita harapkan mampu dibawa sampai ke lapangan. Laga melawan Myanmar kemarin sangat penting sebagai bahan pengenalan medan pertempuran di piala AFF U-15 ini dan anak-anak terlihat di babak kedua sudah cukup padu dan mempunyai kebugaran prima sampai detik terakhir pun. Jangan lupakan juga dengan daya juang tinggi mereka,” imbuhnya.

Untuk itu, melihat dan memandang lawan yang orang-orang bilang sulit, sang pencetak gol penyeimbang kedudukan saat melawan Myanmar, Miftahul Husyen mengatakan, “Semoga di pertandingan selanjutnya melawan Thailand saya bisa bermain lebih baik lagi, kembali mencetak gol dan bisa memberikan kemenangan untuk tim.”

“Gol kemarin saya persembahkan untuk ayah, ibu, adik, dan keluarga saya, serta seluruh rakyat Indonesia. Terima kasih atas semua dukungannya kepada saya dan tim ini. Tetap dukung perjuangan kami di lapangan hijau,” pintanya. “Teman-teman sudah melupakan hasil pertandingan melawan Myanmar kemarin, kini saatnya kami tampil lebih garang lagi nanti melawan Thailand,” lanjutnya.

Laga timnas U-16 melawan Thailand ini diadakan hari Selasa (11/7) pukul 18.30 bertempat di IPE Chonburi Campus Stadium 1. Live di Global TV. Thailand sendiri diketahui di waktu yang sama berhasil menang atas Australia dengan skor 2-1. Di lain pihak, Laos secara mengejutkan mengalahkan Singapura dengan skor 2-0 dan berhak memuncaki klasemen grup A untuk sementara ini.