
Selangkah Lagi, Persipura Cetak Sejarah!
Persipura Jayapura bersiap mengukir sejarah untuk lolos ke Final AFC Cup 2014. Ya, Mutiara Hitam akan menghadapi Al Qadsia SC dalam leg-2 semifinal AFC Cup 2014 di Stadion Mandala Jayapura, Selasa (30/9). Pelatih Persipura Jacksen F Tiago sangat optimis timnya bisa meraih kemenangan atas.
“Kami sudah siap tempur, berbagai evaluasi telah kami lakukan,” ujarnya optimis. Untuk mematangkan persiapan skuad Mutiara Hitam, pelatih asal Brasil itu telah meramu timnya menghadapi tim asal Kuwait itu.
Simulasi dalam latihan untuk meredam kekuatan lawan dan melakukan serangan dengan memanfaatkan sejumlah kekurangan lawan telah diberikan dalam masa persiapan mereka jelang laga semifinal ini, bahkan antisipasi menghadapi hasil imbang dengan menyiapkan sejumlah pemain melakukan eksekusi penalti juga masuk dalam agenda persiapan Jacksen Tiago.
“Saya berharap pemain tampil cerdas dan bijak memanfaatkan peluang ini. Kesempatan sangat terbuka bagi kita untuk mencipatakan sejarah,” harapnya.
Ambisi meraih tiket final juga diamini penjaga gawang Persipura Yoo Jae Hoon. Penjaga gawang asal Korea Selatan ini berjanji akan tampil sempurna mengawal gawangnya. Maklum saja laga tersebut merupakan pencapaian prestasi terbaik dalam karir sepak bolanya selama ini.“Saya akan mengamankan gawang saya dan berusaha tidak ada gol bagi lawan,” katanya.
Sedangkan Pelatih Al Qadsia Antonio Puche mengatakan pertandingan semifinal kedua Piala AFC melawan tuan rumah Persipura Jayapura, Papua, adalah laga yang fantastik. “Laga besok, adalah laga besar dan cukup sulit. Kedua tim pasti akan menunjukkan permainan fantastiknya,” kata Antonio Puche.
Namun, kata pelatih asal Spanyol itu, tim Al Qadsia mempunyai komitmen yang kuat untuk memenangkan laga besok. “Semua pemain siap. Beberapa hal akan saya diskusikan dengan pemain di latihan terakhir sore ini guna strategi besok menghadapi Persipura,” jelasnya.
Mengenai faktor cuaca di Kota Jayapura yang berbeda jauh dengan Kuwait, Antonio menyampaikan jika hal itu tidak akan terlalu berpengaruh karena timnya sudah mengantisipasi itu sejak jauh hari sebelumnya dengan datang lebih awal di Kota Jayapura.
“Kami tetap menggunakan strategi menyerang. Karena hanya dengan begitu bisa memenangkan laga besok dan kami sudah antisipasi soal hal lainnya (cuaca),” tambahnya.
Untuk tim tuan rumah Persipura, Antonio mengatakan telah mengetahui sejauh mana taktik dan permainan tim asal Indonesia itu, tetapi Al Qadsia tentunya akan mewaspadai skuat asuhan Jacksen F Tiago itu.
“Persipura tentunya akan berikan perlawanan. Dan mereka juga ingin ke final, tapi kami sudah punya komitmen untuk menangkan laga tersebut,”tukasnya.
Pada laga perdana 16 September 2014 lalu, Al Qadsia berhasil mengalahkan tamunya Persipura dengan skor 4-2 di kandangnya di Kuwait. Dua gol dari tim Al Qadsia dilesakkan oleh striker asingnya asal Swis, Daniel Subotic. Daniel pun mengaku siap mencetak gol ke gawang Persipura. “Tentu saya akan mencetak gol, itu pekerjaan saya,” kata Daniel Subotic.
Striker asing asal Swiss itu mengaku siap menjalankan perannya sebagai tukang gedor lini depan Al Qadsia. “Saya siap bermain. Tentunya dengan sejumlah arahan dari pelatih guna memenangkan pertandingan,” katanya.
Al Qadsia berada di Kota Jayapura sejak 25 September 2014 dan telah melakukan sejumlah latihan termasuk beradaptasi dengan cuaca di Papua.





