Kembali ke Berita Berita
Selangkah Lagi Menjadi Juara
Berita
Bagikan:

Selangkah Lagi Menjadi Juara

Timnas Indonesia U-23 selangkah lagi menjadi Juara Islamic Solidarity Games (ISG) 2013. Ya, Kurnia Meiga akan kembali bertemu Maroko di laga Final yang akan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu (29/9) malam ini. Di laga perdana grup B beberapa waktu lalu, Garuda Muda sanggup mengalahkan Maroko 1-0.

Tetapi situasi saat lalu dan sekarang pastinya beda. Hal ini diakui oleh  Pelatih Timnas Indonesia U-23 Rahmad Darmawan, ia  berharap anak asuhnya mampu kembali mengalahkan Maroko pada final nanti malam. "Kita sudah sama-sama di puncak Final ISG. Kami beruntung diantara tim yang lain. Kita hanya persiapan selama dua hari. Saya sepakat seperti kata pelatih Turki, kita memang beruntung, tapi keberuntungan akan datang setelah kita berusaha keras," kata RD sapaan akrap RD.

"Jelas lawan Maroko tidak akan mudah, dan saya berharap ada keberuntungan juga. Sulit memprediksi hasil final, sepakat dengan Maroko, kita akan berusaha keras. Saya pelajari permainan Maroko, selalu menampilkan permainan yang semakin baik. Pada laga pertama melawan kita, memang kelelahan, lalu mungkin dari evaluasi, mereka bisa tampil lebih baik," tambah mantan pelatih Persija Jakarta ini.

RD mengaku dalam catatannya, Timnas U-23 masih kurang dalam efektivitas permainan, utamanya dalam hal finishing touch. "Kelemahan elementer kita, bagaimana membuat organisasi pertahanan yang baik, lalu membangun ball possession dari bawah. Mungkin setelah semua pemain terbaik berkumpul, akan ada taktik yang berbeda. Maroko bagus, terutama pemain nomor 18, mereka banyak lakukan variasi dari sayap, dan harus ada supporting dari lini tengah. Mereka juga sangat kompak, serta persiapannya oke sehingga focus terjaga sepanjang persiapan. Menghadapi mereka, pemain kita yang penting konsentrasi dan focus ke taktikal dan disiplin dalam membuat organisasi permainan. Jangan lengah oleh hal non teknis, seperti emosional dan terprovokasi pemain," harap RD.

Kabar baik juga dipastikan yakni Garuda Muda dipastikan turun dengan kekuatan penuh. Semua pemain yang ada bisa diturunkan karena tidak ada yang mengalami cedera serius. Hal ini dibenarkan oleh dokter Timnas U-23, Nanang Tri Wahyudi. "Semua pemain tidak masalah. Mereka siap diturunkan. Namun semuanya tergantung dari kebutuhan pelatih," kata Nanang.

Pemain yang turun melawan Turki melakukan proses pengembalian kebugaran dengan berendam di air panas dan dingin. Selanjutnya pemain mendapatkan perawatan berupa pemijatan dari tim medis timnas.

Garuda Muda diperkirakan akan turun dengan formasi yang sama saat menghadapi Turki. Meski demikian tidak menutup peluang akan ada rotasi meski tidak seekstrem saat penyisihan.

Untuk penjaga gawang kemungkinan tetap dipercayakan kepada Kurnia Meiga dan akan didukung empat pemain belakang yang mulai solid yaitu Alfin Tuasalamony, Andri Ibo, Manahati Lestusen, dan Diego Michiels.

Di lini kedua ada Andik Vermansyah, Dedi Kusnandar, David Laly, Ramdani Lestaluhu dan Bayu Gatra Sangiawan. Sedangkan lini depan kemungkinan akan diisi kembali oleh Syamsir Alam. Jika diganti, ada beberapa nama yang ada termasuk Agung Supriyanto atau Sunarto.

Sementara itu Kiper sekaligus Kapten Timnas U-23, Kurnia Meiga menambahkan menghadapi Maroko banyak yang harus diperbaiki dari laga sebelumnya. "Kita tahu kualitas Maroko. Apalagi kemarin kami sama-sama bermain 120 menit juga. Kita harus konsentrasi dulu, dan fokus di pertahanan sebelum membangun serangan," pinta Kiper asal Klub Arema Malang ini.