
Nilai Lebih Bandung Sebagai Tuan Rumah Kongres PSSI 2017
PSSI akan melakukan Kongres Tahunan di pada tanggal 8 Januari 2017 di Hotel Aryaduta, Bandung. Kegiatan itu merupakan tonggak awal federasi sepak bola Indonesia dalam menyongsong kebangkitan sepakbola Indonesia ke depan.
Kota Bandung dipilih PSSI usai Ketua Umum, Edy Rahmayadi resmi menjabat pada tanggal 10 November 2016 lalu. Tentu memilih kota berjuluk kota Kembang ini berdasarkan berbagai pertimbangan.
Atmosfer sepakbola Jawa Barat terutama kota Bandung dinilai mempunyai nilai lebih. Terus kota ini juga memiliki beberapa sejarah bagi sepakbola Indonesia. Diantaranya legenda pemain seperti Robby Darwis, Djadjang Nurjaman, Yusuf Bachtiar, Ajat Sudrajat, Papat Yunisal dll.
Punya Stadion atau lapangan yang bagus (Stadion Bandung Lautan Api, Lapangan Progressif, Lapangan Football Plus Arena). Makam pendiri sekaligus Ketua Umum PSSI pertama, Ir. Soeratin Sosrosoegondo juga berada di kota ini.
Sementara itu, Papat Yunisal adalah satu satu legenda pemain sepakbola putri di Indonesia di era tahun 1980’an dan sampai sekarang masih setia dengan pembinaan sepak bola, terutama sepak bola wanita mengatakan Bandung merupakan tempat sepak bola yang berkembang dan dia bangga kotanya terpilih menjadi tempat penyelenggaraan kongres PSSI.
"Saya sangat bangga atas terpilihnya Bandung sebagai tempat kongres, ini menjadi motivasi tersendiri bagi saya dan khususnya orang-orang yang terlibat dalam sepak bola. Bandung juga tempat favorit kunjungan wisata turis dalam negeri dan manca negara," ungkap Papat.
Keseriusan wanita asal Subang, Jawa Barat ini tidak dapat diragukan lagi, dia juga pemegang sertifikat lisensi C kepelatihan AFC dan pernah menjadi asisten pelatih timnas sepak bola wanita.
“Harapan saya terhadap kongres nanti adalah semoga bisa sejalan berjalan dengan lancar dan sukses, karena semua program-program dan aturan mengacu kepada statuta yang jelas,” tuturnya.
“Jadi untuk sepak bola wanita yang saya rencanakan bisa terakomodir dengan baik serta memiliki nilai jual yang positif dari segi tingkat prestasi maupun sponsor,” sambungnya.
“Saya juga berharap semua elemen masyarakat sepak bola harus berjalan bersama-sama, saling mendukung dan didukung."





