Kembali ke Berita Berita
Myanmar dan Vietnam Tembus ke babak Semi Final
Berita
Bagikan:

Myanmar dan Vietnam Tembus ke babak Semi Final

Dua tim yakni Myanmar dan Vietnam memastikan diri lolos ke semi final AFF U-16 Girls Championship 2018. Pada laga yang berlangsung di Stadion Atletik Jakabaring, Palembang, Rabu (9/5) Myanmar sukses melibas Filipina dengan skor 7-1. Di tempat lain, Vietnam menang tipis 1-0 atas Malaysia di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang.

Dengan torehan ini, Myanmar dan Vietnam sama-sama mengemas 10 poin. Namun Myannmar lebih unggul selisih gol dari Vietnam. Pada laga semi final, Jumat (11/5) mendatang, Myanmar akan melawan Laos, sedangkan Vietnam akan bertemu Thailand.

Sejak menit pertama, Myanmar langsung mendominasi jalannya pertandingan. Myanmar sukses menggetarkan jala gawang Filipina lewat striker andalannya Swe Mar Aung pada menit keempat. Tak berselang lama, Myanmar menggandakan keunggulan melalui sepakan keras dari luar kotak penalti oleh sang kapten Myat Noe Khin pada menit ke-18.

Dua menit berselang kembali Swe Mar Aung mencetak gol keduanya pada pertandingan ini sekaligus mengubah skor menjadi 3-0 untuk Myanmar. Pada penghujung babak pertama Myanmar kembali menunjukan dominasinya dengan gol lewat gelandang serang Win Win di menit ke-38. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Myanmar 4-0.

Pada babak kedua, Myanmat tetap tak mengendurkan serangan. Kejadian yang hampir sama seperti di awal babak pertama kembali terjadi, Myanmar mampu mencetak dua gol cepat yang disarangkan kapten Myanmar, Myat Noe Khin pada menit ke-45 dan 49.

Pesta gol Myanmar terus berlanjut lagi-lagi Myat Noe Khin menjadi aktor utama lewat golnya sekaligus mencetak hattrik pada menit ke 54. Skor pun berubah menjadi 7-0.

Menit ke-70, Filipina mampu memperkecil kedudukan menjadi 1-7 lewat gol Maria Gloria. Skor 7-1 untuk kemenangan Myanmar menjadi skor akhir pertandingan ini.

Usai laga, pelatih Filipina, Marielle Mova Benitez mengungkapkan gelaran turnamen AFF U-16 Girls Championship 2018 ini sangatlah penting bagi timnya. Meski tersingkir, dirinya mengaku timnya mendapat pelajaran dan pengalaman yang berharga. "Kami telah bermain maksimal, tentu hasil di turnamen ini sangat tidak baik bagi kami. Namun anak-anak memperoleh jam terbang internasional dan pengalaman yang bagus untuk ke depannya," kata Marielle.

Sementara itu, pelatih Myanmar, San San Thein menjelaskan bahawa apa yang telah ditampilkan anak asuhnya di penyisihan grup sangat baik dan membuka jalan untuk memenuhi target federasinya untuk bisa menembus partai puncak dalam turnamen ini. "Pada laga semi final kami akan menghadapi Laos, kami akan mempersiapkan tim secara maksimal. Laos tim yang bagus menurut saya, apalagi mereka mampu mengalahkan tuan rumah Indonesia," beber San San.