Kembali ke Berita Berita
Myanmar Melaju ke Final Piala AFF U-19 2018
Berita
Bagikan:

Myanmar Melaju ke Final Piala AFF U-19 2018

Myanmar sukses melangkah ke laga final Piala AFF U-19 2018. Kepastian ini usai anak asuh Myo Hlaing Win mengalahkan Thailand dengan skor tipis 1-0 dalam laga semi final di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (13/7).

Pada pertandingan tersebut, kedua tim bermain dengan tempo cepat pada babak pertama. Jual beli serangan terjadi, tetapi masih belum bisa mengubah kedudukan hingga babak pertama selesai. Thailand yang mencoba mendominasi serangan pada babak kedua masih tetap gagal melewati barisan pertahanan Myanmar. Sementara itu, Myanmar lebih dominan bermain dengan serangan balik.

Memasuki menit ke-87. Lewat serangan balik cepat, pemain Myanmar, Win Naing Tun, berhasil melepaskan tembakan ke sisi kiri gawang Thailand. Bola tersebut tidak bisa ditepis oleh kiper Thailand, Nopphon Lakhonphon, dan memaksanya memungut bola dari gawangnya. Tambahan waktu lima menit diberikan oleh wasit, tetapi masih belum mengubah kedudukan untuk kemenangan Myanmar 1-0 atas Thailand. Myanmar pun berhak melaju ke final Piala AFF U-19 seusai menyingkirkan juara bertahan itu.

"Pemain kami tampil bagus di pertandingan ini. Mereka disiplin sepanjang pertandingan," kata pelatih Myanmar, Myo Hlaing Win usai laga.

Bagi Myo, kemenangan tersebut sesuai ekspektasinya sebelum pertandingan. Ia meyakini, dengan taktik serangan balik yang ia terapkan, ia berhasil mencuri gol dan memenangkan pertandingan tersebut.

Ia memuji penampilan timnya, terutama transisi serta koordinasi pemain saat menyerang dan bertahan. Para pemain Myanmar tak memberikan banyak ruang tembak kepada para pemain Thailand, sehingga pemain Thailand kesulitan mencetak gol.

Asisten pelatih Thailand, Jetnipat Ratchatoemphon mengaku kecewa dengan hasil tersebut. "Kami menguasai bola lebih banyak, kami juga mendominasi permainan, serta tampil menyerang dan membuat banyak peluang. Tapi kami sejumlah kesempatan yang kami dapatkan gagal berbuah gol," keluhnya.

Jetnipat mengatakan, sebelumnya timnya sangat berharap bisa menembus final, namun nasib berpihak lain. "Pergantian pemain di babak kedua menyebabkan ada celah di sektor pertahanan kami. Bukan hanya itu, pemain kami kelelahan setelah habis-habisan melawan Indonesia," jelas Jetnipat.