Kembali ke Berita Lainnya
FIFA Talent Development Scheme 2025 Berlanjut di Jakarta, PSSI Mantapkan Langkah Pembinaan Talenta Muda
Lainnya
Bagikan:

FIFA Talent Development Scheme 2025 Berlanjut di Jakarta, PSSI Mantapkan Langkah Pembinaan Talenta Muda

Program FIFA Talent Development Scheme (TDS) 2025 kembali hadir di Indonesia dan berlangsung pada 12-17 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari rangkaian TDS sebelumnya yang digelar di Yogyakarta dan Bogor, dengan fokus membangun ekosistem pembinaan sepak bola usia muda yang lebih solid dan menyeluruh.

Program ini menggabungkan dua kegiatan utama yang berjalan secara paralel, yaitu Talent Identification Workshop bagi para pelatih dan analis, serta Talent Development Player Camp yang diikuti para pemain muda potensial kelahiran 2011 dan 2012.

Kegiatan ini diinisiasi oleh FIFA bekerja sama dengan PSSI, menghadirkan 68 peserta Talent Identification Workshop, terdiri dari 34 direktur teknik klub, 13 pelatih, 12 analis klub, serta delegasi dari universitas dan pegiat sport science.

Sementara itu, di Talent Development Player Camp, para pemain muda dibagi menjadi dua tim, Green Players (15 pemain) dan Red Players (13 pemain), dengan posisi beragam dan mendapatkan pembinaan intensif dari aspek teknis maupun taktis.

Dr. Adam Kelly, selaku FIFA Technical Expert, menekankan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas identifikasi bakat di Indonesia. “Dengan kegiatan ini, para pelatih akan memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mengidentifikasi potensi dalam atlet muda, demi mengembangkan lanskap identifikasi bakat di seluruh Indonesia,” ujarnya, 17 Juli 2025.

Hal senada diungkapkan oleh F.X. Yanuar Wahyu, analis sekaligus peserta workshop. Dirinya menilai kegiatan ini membuka wawasan baru bagi para praktisi sepak bola.

“Kita saling sharing pengalaman, kita menimba ilmu dari rekan-rekan di FIFA. Banyak hal yang kita dapat dalam workshop. Saya berharap kita bisa semakin berkembang, bagaimana cara kita menganalisa, melihat dalam kacamata sepak bola secara teknis dan taktis,” imbuh Yanuar.

Muhammad Fahmi Hasan, peserta lainnya, juga menyebutkan bahwa FIFA TDS adalah pondasi penting dalam perencanaan pengembangan atlet usia dini. “FIFA TDS sangat bagus karena pada dasarnya semua atlet harus dirancang dan direncanakan. Dari perencanaan inilah atlet bisa berkembang, dan FIFA TDS ini memberikan dasar yang kuat,” ucapnya.

Nama-nama besar di dunia sepak bola nasional juga ikut berpartisipasi, seperti eks gelandang Timnas Indonesia, Firman Utina, serta eks pelatih Persib Bandung, Djajang Nurdjaman. Djajang berharap ilmu yang diperoleh bisa berdampak nyata bagi pengembangan pemain muda di tanah air.

“Semoga ke depan dengan bertambahnya ilmu kami, kami bisa menyiapkan calon pemain yang akan menjadi pemain nasional di kemudian hari,” tegasnya.

Berikut daftar peserta Talent Identification Workshop, Jakarta 12-17 Juli 2025:

Direktur Teknik Klub:

Firman Utina - Dewa United
Ricky Nelson - Persija Jakarta
Marlinadi Rahman - PSS Sleman
Djajang Nurjaman - Persib Bandung
Muhammad Hanim Sugianto - Bhayangkara Presisi Lampung FC
Fauzi Bramantio - Goal Aksis
Wahyu Kurniawan - Erlangga FA
Ibnu Grahan - Batavia FC
Miftahuddiin - PSAD/PS TNI
Andri Ramawi - CYATC
Ahmad Yani - Askot Jakbar
Fakhri Husaini - Deltras FC
Mulyadi - Youth Engles Soccer School

Direktur Teknik Asprov:

Hendri Munar - Jambi
Aris Yulianto - Kepulauan Riau
Philip Hansen Maramis - Riau
Tomas Yuliandra - Bengkulu
Dili Arissandi - Lampung
Geovani Akbar - Yogyakarta
I Made Suwartama - Bali
Syaiful Yahya - Gorontalo
Khusnul Yakin - Jawa Tengah
David Agus Prianto - Jawa Timur
Lukas Torona Tumbuan - Jawa Barat
Susanto - Sumatera Utara
Alex Aldha Yudi - Sumatera Barat
I Wayan S. Hendrajaya - Sulawesi Utara
Muhammad Agusman - Sulawesi Tengah
Haeruddin - Sulawesi Barat
Usman Halik - Sulawesi Selatan
Jasman Harun - Sulawesi Tenggara
Selamet Ardiansyah - Banten
Mahruzar Nasution - D.K Jakarta
Rahel Tuasalamony - Maluku
Safrudin Abd Rasid - Maluku Utara
Gaguk Setia - Bangka Belitung
Lahmuddin - Nusa Tenggara Barat
Piter Arnold Fomeni - Nusa Tenggara Timur
Raju Chandra - Nusa Tenggara Timur
Ibramsyah - Kalimantan Utara
A. Eko Tamamie Haryu - Kalimantan Tengah
Jacksen F. Tiago - Kalimantan Timur
Yunan Helmi - Kalimantan Selatan
Marten Tao - Papua Barat
Septinus Alua - Papua Pegunungan
Doyo Widodo - Papua Tengah
Rully Nere - PSSI

Analis Klub:

Fransiscus Xaverius Yanuar Wahyu - Semen Padang
Ivan Wirajaya - PSIM Yogyakarta
Dimas Ari Setyanto - Analyst Women National Team
Dinar Bayu Aji - Sumsel FC
Muhammad Ridwan - PSIS Semarang
Alief Syafrizal Muhammadin - Malut United
Nugraha Subagja - Jawa Barat
Petrick Herbeth Carofin - Persija Jakarta
Irwan - PSPS Riau
Febi Aji - Bekasi FC
Bayu Guntoro - Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia
Rizki Mubarak - Akademi Persib

Delegasi dari Univesitas & Sports Science:

Muhammad Fahmi Hasan - Institut Teknologi Bandung
Ridho Bahtra - Universitas Negeri Padang
Firdauz Aziz Winarman Putera - Universitas Sebelas Maret
Asep Angga - Universitas Garut
Aun Rahman - LIB
Adrianto - LIB
Abdi Rafi Akmal - LIB
Luthfi Mutohhar - Diklat Subang
Taofik Saleh - Diklat Subang

Daftar peserta Talent Development Player Camp:

Green Players

Alif Fajar Miftahurarafqi
Kevin Alfahrezi
Nino Rama Prayoga
Rizqi Hadimanto
Ibrahim Aprilio
Syahrial Restu Winanto
Henda Nugraha Ibrahim
Muhamad Safril Bustomi
Arayan Al Fajri
Ashif Fachri Lathif
Radit Suhendra
Galang Aziadava Gunawan
M. Rasya Setiawan
Mizola Ananda Bepit
Azzam

Red Players

Chesta Ardiona Raymondo
Eshaneemo King Junirro
Adam Aufifillah Subandono
Ksatria Veda Adhyashanti
Muhammad Khalbi A Nur
Ariendra Daffa Kandiawan
Khaidara Imadeldane Irwasky
Daud Pratama Hutahaean
Zulkamulan Putranto
Rafi Azkaransyah
Mubdidani Ramadhan
Yashvir Gadhi
Muhammad Zulkarnaen Khaidir

FIFA Talent Development Scheme 2025 Berlanjut di Jakarta, PSSI Mantapkan Langkah Pembinaan Talenta Muda | PSSI