Kembali ke Berita Lainnya
Timnas U15 Tunjukkan Tren Positif
Lainnya
Bagikan:

Timnas U15 Tunjukkan Tren Positif

Uji tanding sekali lagi dilakukan oleh timnas U15 asuhan Fakhri Husaini di National Youth Training Centre, Sawangan Depok, Sabtu (07/02).

Pertandingan dimulai pukul 8 pagi dan ini rutin dilakukan timnya hampir setiap hari Sabtu, sebagai penutup rangkaian dari latihan tiap periode satu pekan.

Melawan tim yang pasukannya dipersiapkan untuk ke Portugal dan beberapa pemainnya diambil dari akademi sepak bola Pertamina, tim Garuda Muda menunjukkan hasil positif. Pertama mereka menang 3-1 gol lahir dari kaki Egy Maulana, Dava dan Toni. Pertandingan keduanya mereka ditahan imbang 0-0.

Pertandingan kedua terlihat kondisi mereka menurun, itu disebabkan karena cuaca dan suhu panas di Sawangan.

"Kami mendapatkan lawan yang bagus, karena mereka juga merupakan pemain-pemain pilihan. Usia mereka di atas anak asuh saya, rata-rata mereka kelahiran tahun 1999, sementara anak-anak kita usia antara 2000-2001," ucap Fakhri saat ditemui oleh pssi.org di Sawangan.

"Hasil bukan tujuan utama kami, bagaimana cara mereka bermain itulah yang menjadi tujuannya. Pertandingan pertama kami menang karena anak-anak masih dalam kondisi bagus dan suhu masih belum sepanas diatas jam 11-12 saat ini. Jadi lawan mereka bukan hanya pemain, tapi juga suhu panas lapangan."

"Di luar itu, saya melihat tren transisi positif yang dilakukan anak-anak. Semangat mereka yang tak kenal lelah dan tak mau kalah ditunjukkan di sini, mereka berusaha keras untuk tidak dengan mudah memberikan kesempatan lawan membahayakan pertahanan kami," Fakhri, menambahkan.

Pemilihan lawan untuk uji coba direncanakan pria 49 tahun itu selalu yang berusia di atas mereka. Hal ini dikarenakan supaya anak asuhnya terbiasa dengan tekanan.

"Pemilihan lawan selalu saya pilih dengan yang berusia diatas mereka. Bahkan mereka pernah melawan mahasiswa dan tim pra PON. Kenapa? Karena saya ingin mereka terbiasa dengan tekanan. Semakin banyak kami tertekan, banyak kebobolan dan melakukan kesalahan, akan lebih mudah kami mengevaluasi tim," tegasnya