
Tanggapan PSSI Usai Jubir FIFA Tegaskan Adanya Komite Ad Hoc
Terkait dua versi tim yakni tim Kecil dan Komite Ad Hoc, kembali FIFA angkat bicara. Ya, FIFA menegaskan bahwa Komite Ad Hoc yang terdiri dari berbagai unsur termasuk PSSI,akan beroperasi di bawah kerangka peraturan FIFA.
Hal tersebut mengacu dalam poin-poin yang dihasilkan usai kunjungan delegasi bersama FIFA/AFC pada tanggal 2-3 November lalu ke Jakarta.
"Kami sarankan anda untuk tetap mengacu kepada statemen FIFA pada 3 November lalu," ujar Juru Bicara FIFA, Alois Hug yang dikutip dari Liputan6.com saat ditanya mengenai kehadiran Tim Kecil dan Komite Ad Hoc tersebut.
"Sejauh ini belum ada komentar lain mengenai hal itu," tambahnya.
Menanggapi hal ini, anggota Komite Etik PSSI, Haryo Yuniarto mengatakan FIFA dalam pertemuan dengan Presiden RI, Jokowi di Istana memang benar setuju membentuk "Small Team" bersama Pemerintah , dengan catatan small team tersebut Bekerja berdasarkan statuta FIFA," kata Haryo ketika dihubungi, Kamis (12/11).
Haryo menilai disatu sisi Pemerintah melalui penjelasan Menpora, Imam Nahrawi yang kemudian diperjelas oleh juru bicaranya Gatot S Dewabroto, hanya berbicara pada tahapan pembentukan tim kecil saja tanpa penjelasan.
"Tim tersebut bekerja dibawah statuta FIFA. Disinilah terjadinya mis interpretasi antara penjelasan FIFA dan penjelasan Pemerintah. Dugaan saya hal ini terjadi karena beberapa hal yaitu adanya kendala bahasa dan pemahaman terhadap statuta FIFA. Lalu adanya niat yang tidak baik dari Kemenpora dengan menyatakan pembentukan tim tanpa melibatkan PSSI," tambah Haryo.
"Dalam statuta FIFA sangat jelas dinyatakan pembentukan tim apapun yang disiapkan untuk menangani atau menyelesaikan suatu masalah di keanggotaan namanya adalah tim Ad Hoc. Itu berlaku secara universal, tidak hanya untuk Indonesia saja. Mengapa disebut tim Ad Hoc, karena tim tersebut bertugas sifatnya hanya untuk jangka waktu dam permasalahan tertentu saja," tukasnya.





