
PSSI melalui PT GSI bersama UNICEF dan Garuda Fans Mempersiapkan Masa Depan Anak Indonesia yang Lebih Sehat
PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) secara resmi menjalin kolaborasi dengan UNICEF (United Nations Children's Fund) sejak 2024. Kerja sama ini dijalin dengan semangat untuk meningkatkan kesadaran setiap bagian masyarakat untuk sama-sama memperjuangkan hak anak-anak di Indonesia.
Selain donasi yang diberikan PSSI berupa 3% dari hasil penjualan tiket beberapa pertandingan Tim Nasional, PSSI dan UNICEF juga meluncurkan kampanye donasi #PemainKeduaBelas untuk mengajak masyarakat mengambil bagian sebagai donatur untuk membantu anak-anak di Indonesia secara langsung. Semua dana yang terkumpul dari kolaborasi ini nantinya akan digunakan untuk mendukung bermacam program prioritas untuk anak Indonesia dari UNICEF.
Salah satu program prioritas UNICEF adalah pemberian imunisasi. Kita semua pasti percaya kalau setiap anak berhak mendapatkan perlindungan kesehatan berupa imunisasi, bahkan anak yang tinggal hingga pelosok sekalipun. Namun sayangnya membawa vaksin dalam jangka waktu yang lama dan dengan medan menantang sangat berisiko untuk kualitas dari vaksin tersebut. Vaksin sendiri sangat sensitif terhadap suhu dan kondisi penyimpanannya.
Pada bagian ini UNICEF mengambil perannya. Melalui donasi yang diberikan oleh para donatur baik perusahaan, yayasan, hingga perseorangan UNICEF mampu menjadi mitra utama pemerintah dalam menjaga manajemen rantai dingin imunisasi (sistem pengangkutan dan penyimpanan vaksin dari produksi hingga distribusi) di berbagai daerah di Indonesia, terutama di daerah terpencil di Indonesia seperti Kepulauan Selayar. Tak hanya dukungan finansial untuk pengadaan sarana seperti ruang pendingin dan lemari es vaksin yang diberikan, UNICEF juga memberikan pelatihan pemeliharaan alat dan pengelolaan vaksin yang efektif bagi tenaga kesehatan.
Salah satu contoh cerita dari lapangan adalah dari Abdul Razak yang akrab dipanggil Pak Aca, Koordinator Imunisasi, Puskesmas Bontosunggu, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan yang telah menerima manfaat dari program UNICEF.
Kepulauan Selayar sendiri berlokasi di ujung selatan Pulau Sulawesi. Perlu setidaknya 6 jam dengan kapal fery dari Makassar menuju ke sana. Kepulauan ini menjadi tempat tinggal sekitar 137 ribu jiwa yang tersebar di 130 gugus pulaunya. Area yang terisolasi, gelombang air laut yang tinggi tak menentu dan angin kencang menjadi tantangan utama yang harus dihadapi Pak Aca dan tim dalam memberikan imunisasi untuk anak-anak di tempatnya.
Butuh waktu sekitar 18 jam untuk mengirimkan vaksin dari gudang provinsi di Makassar hingga sampai di Puskesmas Bontosunggu, tempat Pak Aca bekerja. Setelah vaksin diterima, Pak Aca pun akan merencanakan perjalanan tercepat untuk mendistribusikan vaksin tersebut untuk anak-anak agar vaksin tidak terlalu lama di boks dan kualitasnya terjaga.
“Akses ke Posyandu sangat sulit karena cuaca. Saat hujan, sepeda motor saya bahkan sampai tenggelam ditelan lumpur,” kenang Pak Aca saat dulu ia masih bekerja di Puskesmas Jampea yang berjarak 12 jam dari pusat Kepulauan Selayar.
Saat ini, dengan adanya manajemen rantai dingin imunisasi yang baik, Pak Aca dan tim pun bisa lebih tenang saat mendistribusikan vaksin, memberikan layanan imunisasi door-to-door untuk anak-anak di Kepulauan Selayar. Melalui manajem rantai dingin yang baik ini, kualitas vaksin terjaga sehingga anak menerimanya dengan optimal.
Cerita ini adalah satu contoh dari banyak manfaat berkat donasi melalui UNICEF. Bersama UNICEF, PSSI terus ingin berkontribusi melalui program-program ini untuk mencetak generasi pemenang. UNICEF bersama PSSI mengajak Anda ikut memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan dan keahlian yang dibutuhkan untuk meraih mimpi mereka. Klik di sini: unicef.id/pemain12 dan ikut berdonasi untuk anak-anak Indonesia bersama kami.
Sumber: https://www.unicef.org/indonesia/id/stories/menerjang-lautan-di-sulawesi-selatan-untuk-imunisasi-setiap-anak





