Kembali ke Berita Lainnya
Penyegaran Penilai Wasit Untuk Peningkatan Kualitas Perangkat Pertandingan
Lainnya
Bagikan:

Penyegaran Penilai Wasit Untuk Peningkatan Kualitas Perangkat Pertandingan

PSSI menggelar agenda Penyegaran Penilai Wasit yang diselenggarakan oleh Departemen Perwasitan di Yello Hotel Harmoni, Jakarta, pada 3 Desember 2025. Agenda yang dibuka oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi ini diikuti para penilai wasit dari berbagai daerah sebagai upaya meningkatkan kualitas perangkat pertandingan di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Yunus Nusi menegaskan bahwa perangkat pertandingan, baik wasit maupun para penilai wasit, memegang peran besar dalam menjaga martabat federasi dan kredibilitas kompetisi.

“Ketika Anda berada di lapangan, Anda membawa nama besar PSSI. Anda bukan hanya menjalankan tugas, tetapi juga menjadi wajah PSSI,” kata Yunus Nusi.

Yunus menyatakan bahwa Ketua Umum PSSI dan seluruh jajarannya percaya para perangkat pertandingan tidak memiliki niat untuk menguntungkan pihak tertentu. Namun, ia mengakui bahwa keputusan yang kurang tepat kadang tidak terhindarkan dan dapat memicu berbagai persepsi di masyarakat.

Lebih jauh, Sekjen PSSI menyoroti pentingnya kesehatan mental selain kesiapan fisik.

“Fisik yang bugar itu penting, tetapi kesehatan psikologis dan mental jangan dilupakan. Ketika kondisi psikologis tidak fit, fokus akan terganggu. Dan kalau fokus terganggu, penilaian yang diberikan bisa keliru dan berdampak pada perkembangan para wasit yang sedang bertugas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penilai wasit memegang peran strategis bagi masa depan sepak bola nasional.

“Penilaian Anda bukan sekadar laporan. Ini adalah fondasi peningkatan kualitas wasit kita. Semakin tepat, objektif, dan bertanggung jawab penilaian Anda, semakin besar kontribusinya bagi kemajuan sepak bola Indonesia,” sambungnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan pandangan Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, yang hadir dalam kegiatan ini. Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas wasit bermula dari pemahaman para Referee Assessor (RA) terhadap peran dan tanggung jawab mereka.

“Untuk mengembangkan wasit-wasit di Indonesaia dimulai dari Penilai Wasit. Mereka harus benar-benar memahami bahwa mereka memegang peran yang sangat penting dalam pengembangan perwasita,” kata Ogawa.

Ia kemudian menambahkan penjelasan yang menghubungkan pemahaman peran dengan dampaknya yang lebih luas:

“Ketika para penilai wasit benar-benar memahami betapa pentingnya peran mereka, kualitas penilaian yang mereka berikan akan meningkat dengan sendirinya. Dan ketika kualitas penilaian meningkat, hal itu menciptakan reaksi berantai yang positif bagi para wasit, kompetisi, dan perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.”

Dalam kesempatan yang sama, Ogawa juga menekankan pentingnya penilai wasit untuk terus mengikuti perkembangan terbaru dunia perwasitan dan tujuan dari diadakannya kegiatan Penyegaran Penilai Wasit ini.

“Sebagai seorang penilai wasit sepak bola, Anda harus terus mengikuti setiap perkembangan dalam dunia perwasitan dan sepak bola. Jika Anda tidak terus memperbarui wawasan, pada akhirnya Anda akan tertinggal. Itulah alasan program penyegaran ini dilaksanakan, yaitu untuk memastikan seluruh penilai memperbarui dan menyelaraskan pemahaman, sehingga evaluasi yang Anda berikan tetap konsisten, kredibel, dan benar-benar bermanfaat bagi pengembangan wasit di Indoenesia.”

Ogawa menegaskan kembali tiga tujuan utama program ini, yaitu:

Mendampingi seluruh level perangkat pertandingan dengan memberikan umpan balik berkualitas demi peningkatan performa dan kredibilitas penilai.

Melakukan evaluasi yang konsisten dan kredibel terhadap kinerja perangkat pertandingan.

Menyediakan data dan masukan bagi PSSI untuk mendukung pengembangan berkelanjutan perangkat pertandingan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat standar perwasitan nasional dan memastikan perangkat pertandingan selalu berada pada level profesionalisme tertinggi.

Penyegaran Penilai Wasit Untuk Peningkatan Kualitas Perangkat Pertandingan | PSSI