
Hasil Sidang Komisi Disiplin PSSI 22 Mei 2013
Komisi Disiplin PSSI kembali mengeluarkan putusan berupa hukuman ke sejumlah klub, pemain dan official yang berlaga dalam Indonesia Super League (ISL) maupun Indonesia Premier League (IPL) serta Divisi utama Liga Indonesia. Melalui sidangnya yang dilakukan Komisi disiplin PSSI pada Rabu (22/5) di Sekretariat PSSI Senayan, Jakarta. Berikut keputusan dari sidang Komdis PSSI:
1. Persela Lamongan dihukum denda Rp. 20.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Persela Lamongan mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (ISL : Persib Bandung vs Persela Lamongan, tanggal 12 Mei 2013).
2. Panpel Persib Bandung, Penonton Persib Bandung terbukti bertingkahlaku buruk membakar kembang api dan petasan Yang mengarah ke lapangan pertandingan dihukum denda sebesar Rp.20.000.000,-. (ISL : Persib Bandung vs Persela Lamongan, tanggal 12 Mei 2013)
3. In kyun Oh, Pemain Persela Lamongan terbukti bertingkahlaku buruk melakukan protes terhadap wasit yang memberikan peringatan berupa menanduk muka dihukum 2 kali skorsing dan denda Rp. 25.000.000,- (ISL : Persib Bandung vs Persela Lamongan, tanggal 12 Mei 2013)
4. Henry A.G. Wairara, Manager Persiram Raja Ampat terbukti bertingkahlaku buruk berupa masuk ke lapangan dan memprovokasi para pemainnya agar tidak menerima keputusan wasit sehingga pertandingan terhenti 2 menit di hukum 2 kali larangan memasuki ruang ganti dan bench pemain dan denda Rp. 50.000.000,- (ISL : Sriwijaya FC vs Persiram Raja Ampat, tanggal 12 Mei 2013)
5. Ferdinand Sinaga, Pemain Persisam Samarinda terbukti bertingkahlaku buruk bertindak tidak sportif yaitu memicu keributan terhadap pemain Persiwa Wamena dan rekan tim sendiri sehingga pertandingan terhenti beberapa menitasit di dalam lapangan dihukum 2 kali larangan bermain dan denda Rp. 50.000.000,- (ISL : Persisam Samarinda vs Persiwa Wamena, tanggal 13 Maret 2013)
6.Yahukimo FC dinyatakan kalah 0-3, dikurangi 3 nilai dan denda Rp. 20.000.0000,- karena tidak hadir di tempat pertandingan. ( DU : Perseka vs Yahukimo FC, tanggal 4 Mei 2013).
7. Persigo Gorontalo dinyatakan kalah 0-3, dikurangi 3 nilai dan denda Rp. 20.000.0000,- karena tidak hadir di tempat pertandingan. ( DU : PSBS Biak vs Persigo, tanggal 12 Mei 2013).
8. Persiwa Wamena U-21 dinyatakan kalah 0-3, dikurangi 3 nilai dan denda Rp. 20.000.0000,- karena tidak hadir di tempat pertandingan. ( U-21 : Persidafon vs Persiwa, tanggal 8 Mei 2013).
9. Persija Jakarta U-21 dihukum denda Rp. 15.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Persija Jakarta mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan (U-21 : Arema Indonesia vs Persija, tanggal 9 Mei 2013)
10.Persiwa Wamena U-21 dinyatakan kalah 0-3, dikurangi 3 nilai dan denda Rp. 20.000.0000,- karena tidak hadir di tempat pertandingan. ( U-21 : Persipura vs Persiwa, tanggal 11 Mei 2013).
11. Ahmad terbukti bertingkahlaku buruk berada di bench Persebaya sedangkan yang bersangkutan belum mendapatkan pengesahan ofisial tim dengan tingkat akses TM2 (dapat berada di area teknik dan bench) dari LPIS dihukum denda Rp. 15.000.000,- (IPL : Persebaya vs Bontang FC, tanggal 24 Februari 2013).
12. Mahrus Afief terbukti bertingkahlaku buruk berada di bench Persebaya sedangkan yang bersangkutan belum mendapatkan pengesahan ofisial tim dengan tingkat akses TM2 (dapat berada di area teknik dan bench) dari LPIS dihukum denda Rp. 15.000.000,- (IPL : Persebaya vs Bontang FC, tanggal 24 Februari 2013).
13. Fachri Husaini terbukti bertingkahlaku buruk berada di bench Bontang FC sedangkan yang bersangkutan belum mendapatkan pengesahan ofisial tim dengan tingkat akses TM2 (dapat berada di area teknik dan bench) dari LPIS dihukum denda Rp. 15.000.000,- (IPL : Persebaya vs Bontang FC, tanggal 24 Februari 2013).
14.Fode Camara terbukti bertingkahlaku buruk berada di bench Bontang FC sedangkan yang bersangkutan belum mendapatkan pengesahan ofisial tim dengan tingkat akses TM2 (dapat berada di area teknik dan bench) dari LPIS dihukum denda Rp. 15.000.000,- (IPL : Persebaya vs Bontang FC, tanggal 24 Februari 2013).
15. David terbukti bertingkahlaku buruk berada di bench Bontang FC sedangkan yang bersangkutan belum mendapatkan pengesahan ofisial tim dengan tingkat akses TM2 (dapat berada di area teknik dan bench) dari LPIS dihukum denda Rp. 15.000.000,- (IPL : Persebaya vs Bontang FC, tanggal 24 Februari 2013).
16. Harianto terbukti bertingkahlaku buruk berada di bench PSIR Rembang sedangkan yang bersangkutan belum mendapatkan pengesahan ofisial tim dengan tingkat akses TM2 (dapat berada di area teknik dan bench) dari LPIS dihukum denda Rp. 15.000.000,- (IPL : PSIR vs Persema, tanggal 26 Februari 2013).
17. Aldi Doormantoro terbukti bertingkahlaku buruk berada di bench Persema sedangkan yang bersangkutan belum mendapatkan pengesahan ofisial tim dengan tingkat akses TM2 (dapat berada di area teknik dan bench) dari LPIS dihukum denda Rp. 15.000.000,- (IPL : PSIR vs Persema, tanggal 26 Februari 2013).
18. Nurkhojin terbukti bertingkahlaku buruk berada di bench Persema sedangkan yang bersangkutan belum mendapatkan pengesahan ofisial tim dengan tingkat akses TM2 (dapat berada di area teknik dan bench) dari LPIS dihukum denda Rp. 15.000.000,- (IPL : PSIR vs Persema, tanggal 26 Februari 2013).
19. Harianto terbukti bertingkahlaku buruk berada di bench Persema sedangkan yang bersangkutan belum mendapatkan pengesahan ofisial tim dengan tingkat akses TM2 (dapat berada di area teknik dan bench) dari LPIS dihukum denda Rp. 15.000.000,- (IPL : PSIR vs Persema, tanggal 26 Februari 2013).
20. Satrio Hadi terbukti bertingkahlaku buruk berada di bench Persema sedangkan yang bersangkutan belum mendapatkan pengesahan ofisial tim dengan tingkat akses TM2 (dapat berada di area teknik dan bench) dari LPIS dihukum denda Rp. 15.000.000,- (IPL : PSIR vs Persema, tanggal 26 Februari 2013




