
RD dan Jacksen Optimis Indonesia Bisa Kalahkan Malaysia
Duel sengit yang akan terjadi nanti malam antara timnas Indonesia dan Malaysia pada semifinal SEA Games 2017 di Shah Alam Stadium, Sabtu (26/8), juga mendapat sorotan dari para mantan pelatih timnas Indonesia seperti Rahmad Darmawan dan Jacksen F Taigo.
Rahmad Darmawan pernah menukangi timnas Indonesia periode tahun 2011 (Indonesia U-23), 2013 Timnas Indonesia Senior (caretaker) dan pada tahun yang sama (2013) untuk timnas Indonesia U-23. Sementara, Jacksen F Tiago menukangi timnas Indonesia pada tahun 2013.
RD, sapaan akrab untuk Rahmad Darmawan dalam dua edisi menukangi timnas Indonesia tersebut harus bertemu dua kali dengan Thailand. Pertemuan pertama terjadi pada SEA Games 2011, yakni di fase grup dan final.
Dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), timnas Indonesia U-22 saat itu harus mengakui kehebatan Malaysia yang menang 1-0 di fase grup dan menang lewat drama adu penalti di final. Di waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1.
Berikutnya pada pertemuan selanjutnya, kedua tim kembali bertemu pada semifinal SEA Games 2013. Kali ini, dia sukses membawa timnya tampil sebagai pemenang. Seperti balas dendam, timnas Indonesia saat itu mengalahkan Malaysia lewat adu penalti.
Melawan Malaysia nanti malam, pelatih yang juga pernah menukangi T-Team (klub asal Malaysia) mengutarakan sarannya ke teknis strategi permainan. RD juga mendoakan kemenangan untuk Indonesia dan berharap Garuda Muda bisa lebih dewasa diatas lapangan.
“Saran dari saya lebih ke teknis. Yaitu strateginya, harus sabar menunggu blok di tengah, kemudian pressing dan counter attack. Jangan lamban, harus cepat. Jika lamban menyerang, blok pertahanan Malaysia akan tertutup rapat karena pemainnya cepat turun,” ucapnya.
“Saya rasa dengan cara itu InsyaAllah bisa menang lawan Malaysia. Saya optimis mereka bisa menang lawan Malaysia. Mereka juga harus tetap optimis, menjaga kekompakan dan tidak boleh terpancing hal-hal negatif dari tim lawan atau suporter tuan rumah. Lupakan kejadian-kejadian negatif kemarin, pemain harus lebih dewasa di lapangan pertandingan. Ini laga demi nama bangsa.”
Berbeda dengan RD, Jacksen F Tiago mengatakan bahwa Luis Milla bisa berikan kejutan buat Malaysia. Namun hal itu membutuhkan kerja keras bagi anak buah Luis Milla untuk memenangi pertandingan ini sekaligus memastikan diri ke final. “Saya yakin, coach Milla punya kejutan untuk Malaysia, dengan begitu saya optimis mereka bisa kalahkan Malaysia,” sebutnya.
“Saat saya masih di Penang FA, para pemain Malaysia yang sekarang turun di SEA Games masih muda dan jarang turun sehingga saya sulit mengetahui kelebihan dan kekurangan setiap individu pemain Malaysia. Yang saya tahu, mereka kuat secara tim,” tuturnya.
Dia tidak mengetahui kondisi riil para pemain timnas saat ini, maka baginya sulit untuk memberikan saran bagi tim Garuda Muda. Namun yang pasti, Jacksen berharap para pemain Indonesia tidak mengikuti irama permainan lawan agar Malaysia tidak tampil terlalu dominan.
Dia meyakini, bahwa tuan rumah akan tampil menyerang karena mereka membidik kemenangan agar menggenggam tiket ke final apalagi bertindak sebagai tuan dirumahnya sendiri, mereka akan memiliki keuntungan. “Bermain efektif, dan memaksimalkan peluang sekecil mungkin,” ujarnya singkat.
Kendati sulit, pelatih berkebangsaan Brasil itu meyakini Luis Milla akan melakukan sesuatu yang bakal mengejutkan Malaysia. Keyakinan Jacksen didasari apa yang dilakukan pelatih asal Spanyol dalam duel kontra Thailand dan Vietnam yang terbukti efektif meredam lawan yang lebih kuat dan bermain bagus secara kolektif.





