
PSSI Hormati Keputusan Polri
PSSI menghormati keputusan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang belum mengizinkan lanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 2020. Hal ini dikatakan oleh Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.
"PSSI memahami keputusan Polri terkait tidak diberikan izin lanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 dengan alasan meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia. Untuk itu PSSI meminta klub-klub Liga 1 dan 2 memahami kondisi ini," kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi
PSSI juga mengapresiasi klub yang sudah bersemangat, berkorban dan mempersiapkan tim demi kelanjutan Liga 1 dan 2. Apalagi sudah banyak klub yang terbang ke Jawa untuk menjalani training camp (TC).
"PSSI yakin cepat atau lambat akan kompetisi Liga 1 dan 2 kembali digelar. PSSI akan terus berkoordinasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) serta pihak kepolisian untuk menyiapkan regulasi dan persiapan kelanjutan kompetisi nantinya," jelas Yunus Nusi.
Sebelumnya Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono pada Senin (28/9/2020) mengatakan kepada media pihaknya tidak mengeluarkan izin keramaian lanjutan Liga 1 dan 2 yang akan kembali bergulir pada 1 Oktober 2020 mendatang.
Argo menjelaskan sejumlah pertimbangan mengapa kompetisi Liga 1 dan 2 tidak diizinkan. Pertama, kasus COVID-19 di Indonesia masih terus meningkat. Kedua, Polri sudah mengeluarkan maklumat dan penegasan tidak akan mengeluarkan izin keramaian di semua tingkatan.





