
Level Puncak Sepak Bola Indonesia Tahun 2045 dan 2046 Timnas Lolos Piala Dunia
Komite Ad-Hoc Sinergi PSSI, ingin Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2046. Hal ini terdapat dalam visi 2045 dimana PSSI ingin memberikan kontribusi nyata pada 100 tahun Indonesia sebagai winning organization.
Komite ini dibentuk dengan memilih tiga isu utama sebagai materi bahasan, yakni 1). Organisasi dan transparansi, 2). Kompetisi dan fairplay, serta 3). Tim nasional dan prestasi. Dengan fokus bagaimana PSSI dapat mengimplementasikan ketiga kepentingan tersebut dalam pola sinergi positif dengan stakeholder, termasuk di dalamnya pemerintah.
Ketua Ad-Hoc Sinergi PSSI, Soeryopratomo mengatakan saat ini Komite Ad Hoc Sinergi membagi tiga tahapan. "Tahap pertama adalah survival dalam lima tahun ke depan. Kemudian, tahap kedua adalah take-off yakni pada periode 2020-2030, yang mana kita sudah lepas dari masa krisis. Yang ketiga, saat Indonesia merdeka 100 tahun, kita harus punya Timnas yang bisa diandalkan di tingkat Asia dan dunia," kata Suryopratomo, ketua Komite Ad-Hoc Sinergi PSSI.
Wartawan senior itu pun memberikan penjelasan mengapa pihaknya mencanangkan program dengan jangka waktu yang panjang, untuk menciptakan timnas Indonesia yang bisa lolos ke Piala Dunia.
"Pertama kita masih memiliki masalah dari segi infrastruktur yang minim. Sehingga diharapkan ada peran negara untuk menyediakan infrastruktur bagi olahraga atau sepakbola. Nantinya, setelah penyusunan rencana strategi ini rampung, kami juga ingin beraudiensi dengan Presiden. Kemudian, juga kita harus tingkatkan dari sisi kepelatihan," jelas Suryopratomo.
Soeryopratomo menjelaskan bahwa target itu bukan perkara mudah untuk dicapai. Namun, ia bersama tim akan berusaha membuat rumusan yang pas agar sesuai dengan rencana.
"Dalam seminggu ke depan, kami akan mengundang stakeholder lain untuk memberi masukan, agar tim ad-hoc bisa merumuskan konsep pembinaan, strategis untuk pengurus PSSI saat ini dan mendatang."
Rahim Soekasah, mantan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) yang juga anggota Ad-Hoc Sinergi PSSI. Banyak hal, menurutnya, yang perlu diperhatikan oleh PSSI.
"PSSI sudah berbuat banyak sejak dulu. Membentuk tim Garuda 1, Primavera sudah dicoba walau hasil mungkin belum memuaskan. Tentu harus dari grassroots, youth development. Teknologi bahkan media juga harus diperhatikan,"kata Rahim.
"Ada yang bilang sepak bola teknik di lapangan, tapi itu bukan salah satunya. Asupan makanan dan gizi perlu diperhatikan juga fisik pemain. Infrastruktur juga menjadi hal penting. Ini tentu harus ada dukungan pemerintah daerah," tambahnya.
Sedangkan Fritz Simanjuntak, anggota tim Ad-Hoc Sinergis yang merupakan Sosiolog mengatakan bangunan utama untuk mencapai hal itu adalah kompetisi, pembinaan yang juga harus didukung. "Kami akan mengidentifikasi mana stakeholder yang bisa mendukung PSSI untuk terjadinya wining competition, organitation, dan national team," jelasnya.





