Back to Others News
Inilah Hasil Pertemuan PSSI dengan AFC
Others
Share:

Inilah Hasil Pertemuan PSSI dengan AFC

Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) berkunjung ke Indonesia dan melakukan pertemuan dengan PSSI di Kantor PSSI, Gran Rubina Kuningan, Jakarta dari tanggal 6 hingga 7 Februari 2017. Ini adalah kunjungan pertama perwakilan AFC setelah sanksi FIFA terhadap PSSI dicabut pertengahan tahun 2016. 

AFC sendiri diwakili oleh Sekjen Dato Windsor Jhon beserta ketujuh direkturnya, yakni Shin Man Gil, Director of AFC Competitions Division, B Chandra Mohan, Director of Finance Department, Benoit Pasquier, General Counsel and Director of Legal Affairs, Shamsul Maidin, Director of Referees Department, Ravi Kumar, Director of AFC Member Associations and International Relations Departement, Stuart Larman, Head of Member Associations Development Department dan Purushottam Kattel, Manager of Member Associations and International Relations 

Sementara itu, Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa akan menyusul tanggal 19 Februari nanti. Ini adalah pertama kalinya AFC datang ke federasi di kawasan Asia dengan rombongan lengkap, Presiden, Sekjen dan seluruh direkturnya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya posisi sepakbola Indonesia di kawasan Asia.

AFC sendiri datang untuk bersilaturahmi, mendengarkan pemaparan strategic plan PSSI sekaligus menjelaskan program - program AFC yang bisa dimanfaatkan untuk membantu perkembangan sepakbola di kawasan Asia

AFC juga mengidentifikasi isu-isu yang tengah dihadapi sepakbola Indonesia dan akan membantu mencari solusi terkait masalah – masalah berikut:

1. Penerapan lisensi klub (AFC Licensing club)

2. Percepatan lisensi pelatih AFC

3. Percepatan lisensi wasit AFC

4. Pengembangan sisi teknik (akan dibahas khusus dengan Direktur Teknik AFC pada tanggal 14 - 16 Februari 2017 di Kuala Lumpur)

5. Percepatan pengembangan pemain muda beserta kompetisinya

Selain hal – hal diatas, AFC menegaskan akan selalu membantu sepakbola Indonesia, karena AFC mengerti terapan terbaik (best practice) yang sesuai dengan kawasan Asia.