
Indonesia Tuan Rumah Piala Asia U-19, Ini Kata PSSI
Komite Kompetisi Konfederasi Sepak bola Asia (AFC) telah memutuskan Indonesia sebagai tuan rumah Piala AFC U-19. Turnamen ini rencananya akan digelar antara tanggal 18 Oktober sampai 4 November 2018.
Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan, penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah sangat positif dan membantu memperbaiki citra sepak bola Indonesia setelah sanksi pembekuan dari FIFA. “Ini merupakan bentuk kepercayaan dari AFC. Tentu saja ini akan berdampak positif bagi pengembangan sepak bola Indonesia,” kata Ratu Tisha, Rabu (26/7) di Jakarta.
AFC melalui laman resminya menilai Indonesia sebagai salah satu pilihan favorit dari berbagai negara lain yang juga mengajukan dalam proses bidding. "Komite merasa bahwa Indonesia sebagai yang paling favorit dari peserta bidding lainnya,” demikian pernyataan AFC.
Piala AFC U-19 akan diikuti sebanyak 43 tim yang akan tampil dalam babak kualifikasi terlebih dahulu. Tim-tim ini akan dibagi dalam 10 grup. Indonesia tergabung di grup F bersama Korea Selatan, Malaysia, Brunei Daarussalam dan Timor Leste. Babak penyisihan grup F ini akan dilaksanakan di Korea Selatan 31 Oktober-8 November 2017.
Meski lewat babak kualifikasi, tim polesan pelatih Indra Sjafri tetap akan lolos otomatis ke putaran final bersama 15 tim dari grup lainnya karena status sebagai tuan rumah.
Dalam sejarah kejuaraan Asia U-19, Indonesia pernah sekali tampil sebagai juara, yakni pada tahun 1961. Indonesia juga pernah menjadi tuan rumah kejuaraan ini pada tahun 1994. Korea Selatan menjadi negara pengoleksi gelar juara kejuaraan ini dengan total 12 gelar.
Untuk persiapan, tim Indonesia akan melakukan uji coba melawan tim PSP (Persatuan Sepak bola Padang) yang saat ini berlaga di Kompetisi Liga 3 PSSI pada tanggal 29 Juli 2017. Selanjutnya tim rencananya akan menjalani program persiapan di Yogyakarta sebelum ke Myanmar untuk mengikuti Piala AFF U-18 di Myanmar tanggal 4-17 September 2017.





