
Indonesia Bermain Imbang 2-2 Melawan Filipina
Tim Nasional Indonesia kembali menjalani pertandingan di ajang AFF Suzuki Cup 2016 setelah sebelumnya harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 4-2. Kali ini lawan mereka adalah tuan rumah Filipina dan mereka bermain di Philippine Sports Stadium, Bocaue, Selasa (22/11).
Laga bisa dibilang berlangsung sangat sengit. Kedua tim bermain terbuka sehingga tak heran kalau jual beli serangan dilakoni oleh mereka. Maka tak heran, skor 2-2 didapat kedua tim hingga wasit meniupkan peluit akhir pertandingan.
Indonesia masih mengandalkan Kurnia Meiga di posisi penjaga gawang, Beny Wahyudi, Abduh Lestaluhu, Yanto Basna dan Fachruddin Aryanto sebagai benteng pertahanan timnas. Lapangan tengah diisi oleh Evan Dimas, Stefano Lillipaly, Rizki Pora, dan Andik Vermansyah. Sebagai ujung tombak, duet Lerby dan Boaz menjadi andalan Riedl untuk melawan Filipina.
Adalah Fachruddin Aryanto yang membuat fans di stadion maupun dirumah yang menonton laga kali ini bergembira. Gol pembuka laganya melalui sundulan kepala hasil umpan dari tendangan bebas Stefano Lillipaly di menit ketujuh mampu membuat pasukan Garuda unggul lebih dahulu.
Tidak berhenti disitu, anak-anak asuh Alfred Riedl ini terus menggempur pertahanan Filipina. Sayang sekali, kiper mereka Roland Richard Guaves Muller tampil cemerlang dengan berkali-kali menghempaskan bola sepakan para pemain Indonesia yang mengarah ke gawangnya.
Petaka terjadi sebelum turun minum, Misagh Bahadoran berhasil menyamakan kedudukan setelah tendangan bebas dari rekan satu timnya Cabizare Schrock disambar olehnya di kotak penalti, sehingga mengubah skor sementara sampai babak pertama usai menjadi 1-1.
Pada babak kedua, Indonesia lebih banyak mendapatkan tekanan pihak lawan. Meski begitu Boaz Solossa bisa membuat keunggulan untuk Indonesia pada menit ke 68 ketika kemelut terjadi di depan gawang Filipina. Bola liar hasil tendangan keras Andik Vermansyah diteruskan oleh sang kapten. 2-1 skuad Garuda kembali memimpin.
Setelah unggul, bukannya seharusnya tampil lebih menekan dan agresif, ini Indonesia malah lebih banyak dalam posisi tertekan oleh lawan. Filipina membuat lini pertahanan Indonesia kerepotan menghadapi gempuran yang datang, yang pada akhirnya berujung pada pelanggaran tak jauh di muka kotak penalti.
Dalam suatu kejadian, Zulham Zamrun melakukan pelanggaran yang seharusnya tidak perlu dilakukan. Sehingga hadiah tendangan bebas diberikan oleh wasit asal Cina Taipe. Maju sebagai eksekutor, sepakan Philip Younghusband mengarah ke sudut kanan atas gawang dan tak mampu digapai Meiga yang sudah melayang mencoba melakukan penyelamatan.
Indonesia memiliki kesempatan di sisa menit pertandingan saat sepakan yang dilepaskan dari dalam kotak penalti mengenai sisi luar jala gawang. Pada akhirnya laga tuntas dan skor 2-2 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan wasit.
Susunan Pemain Kedua Tim
Indonesia: Kurnia Meiga; Abduh Lestaluhu, Fachrudin Aryanto, Rudolof Yanto Basna, Beny Wahyudi, Rizky Pora, Evan Dimas (Bayu 81'), Stefano Lilipaly, Andik Vermansah (Zulham 78'), Lerby Eliandri (Ferdinand 87'), Boaz Solossa.
Cadangan: Andritany Ardhiyasa, Teja Paku Alam; Abdul Rachman, Hansamu Yama, Manahati Lestusen, Gunawan Dwi Cahyo, Bayu Pradana, Zulham Zamrun, Dedi Kusnandar, Bayu Gatra, Ferdinand Sinaga, Muchlis Hadi Ning.
Pelatih: Alfred Riedl
Filipina: Roland Muller; Armani Aguinaldo, Jeffrey Christiaens, Mike Ott (Hartmann 75'), Martin Steuble, Kevin Ingreso, Stephan Schrock, Manny Ott (Porteria 75'), Hikaru Minegishi (Ramsay 55'), Philip Younghusband, Misagh Bahadoran.
Cadangan: Patrick Deyto, Nicholas O'Donnell; Iain Ramsay, James Younghusband, Mark Hartmann, Kenshiro Daniels, Dennis Villanueva, Jose Porteria, Jim Munoz, Daniel Gadia, Marco Casambre.
Pelatih: Thomas Dooley





