Back to Others News
Harapan Voters Terhadap KLB PSSI 2015
Others
Share:

Harapan Voters Terhadap KLB PSSI 2015

Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI digelar Sabtu (18/4) di Hotel JW Marriot, Surabaya. Kongres ini akan memilih 15 komite eksekutif yang terdiri dari satu ketua umum, dua wakil ketua umum, dan 12 anggota komite ekselutif.

Dalam kongres ini diikuti 107 pemilik suara (voter). Mereka berharap pengurus baru PSSI nanti dapat lebih baik dan tambah berprestasi.

Manajer dan voters Sriwijaya FC, Robert Heri mengatakan KLB ini  bisa melahirkan ketua umum baru yang membawa perubahan baik bagi kompetisi sepakbola di Indonesia.

"Ketum PSSI nanti harus memahami betul bagaimana kompetisi. Yang jelas, sosok yang bisa membawa kompetisi di negeri ini lebih baik," ungkap Robert.

Robert pun berharap, para voters bisa satu suara namun terhindar dari segala hal yang berbau politik. "Intinya kita semua ke sini untuk mendapatkan yang terbaik. Jika ada cara seperti itu maka ke depannya bakal tidak bagus. Saya juga percaya teman-teman sportif," bebernya.

Sedangkan, Direktur Utama Persela, Deby Kurniawan mengaku Ketua Umum yang anyar nanti bisa membawa kompetisi di Indonesia ke arah yang lebih baik. Meski demikian, ia enggan menyebut siapa yang dipilih Persela untuk menjadi ketum periode 2015-19 nanti.

"Banyak nama bagus di sini. Bagi saya, berharapnya siapa saja yang terpilih bisa membuat kompetisi berjalan lancar, dan sponsor pun terus berdatangan," ungkapnya.

Sementara itu, Umuh Muchtar yang notabene Manajer dan voters dari Persib Bandung berharap ketua umum PSSI yang baru mampu jadi penengah antara PSSI dan pemerintah. Dalam hal tersebut, Umuh berkaca pada masalah yang terjadi belakangan antara PSSI dan BOPI-Menpora.

"Semua ini harus diakhiri. Jadi saya harap ketua umum PSSI yang baru bisa bekerja sama dengan pemerintah secara baik. Semua ini agar persepakbolaan Indonesia tambah maju pada masa depan," jelas Umuh.

"Sudahlah, jangan ribut-ribut terus. Saatnya bagi sepakbola Indonesia maju. Nanti kalau sampai disanksi siapa yang mau bertanggung jawab? Kerugian bakal ditanggung oleh semua klub. Tidak hanya Persib saja. Saya rasa pesepakbola di negeri ini belum siap jika Indonesia disanksi FIFA. Oleh karena itu, ketum PSSI yang baru harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah agar FIFA tak memberi sanksi," tandasnya

KLB 2015 ini akan diramaikan sembilan calon ketua umum yang antara lain Achsanul Qosasi, Benhard Limbong, Subardi, La Nyalla Mahmud Mattalitti, Muhammad Zein, Djohar Arifin Husin, Sarman, Syarif Bastaman dan Joko Driyono.

Terdapat total 107 voters yang terdiri dari 34 Asprov PSSI, 18 klub Indonesia Super League, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi Satu, 22 tim Piala Nusantara dan tiga afiliasi asosiasi.