
FIFA Leadership Workshop for Technical Directors Berlangsung di Jakarta
PSSI mendapatkan kesempatan oleh FIFA untuk mengadakan seminar bertajuk “FIFA Leadership Workshop for Technical Directors” yang berlangsung di Jakarta, dari tanggal 17 hingga 19 Oktober 2023.
Sekitar 16 peserta hadir mewakili negara-negara dari AFC dan CONCACAF. Dari Indonesia, sebagai perwakilannya ada Yeyen Tumena dan Aldi Iqbal. Kemudian dari FIFA ada dua orang instruktur untuk kegiatan ini, mereka adalah Jamie Houchen (FIFA Head of Technical Leadership) dan Philip Carpinteiro Zimmermann (FIFA Senior Technical Leadership Programme Manager).
Jamie Houchen (FIFA Head of Technical Leadership) mengatakan, “Dari prespektif saya, kursus ini adalah merupakan bagian dari komitmen kami di FIFA, untuk mendukung direktur teknik dan mengedukasi mereka, yang juga merupakan bagian dari program jangka panjang dari Technical Director Diploma FIFA, dimana untuk Indonesia, ada Indra Sjafri dan Aldi Iqbal disana, sebuah program yang akan berjalan selama 18 bulan.”
“Kami berharap para direktur teknik ini bisa mengambil banyak pelajaran, yang nantinya kan diimplementasikan di negara tempat mereka bekerja. Bukan hanya untuk negara tersebut, namun yang terpenting adalah bagi merekanya sendiri. Bagaimana mereka bisa berkembang untuk menjadi seorang Direktur Teknik yang baik, kompeten dan bertanggung jawab akan pekerjaannya,” sambungnya.
Pandangan lain mengenai arti pentingnya kegiatan ini juga diutarakan oleh Philip Carpinteiro Zimmermann (FIFA Senior Technical Leadership Programme Manager): Kami di Jakarta selama tiga, kita punya peserta direktur teknik dari dua regional kawasan dan dua konfederasi (AFC dan juga CONCACAF) ini kesempatan yang bagus, ini juga merupakan tawaran kedua bagi para direktur teknik yang sudah bersama kami beberapa waktu sebelumnya untuk mendapatkan pelatihan di workshop ini.”
“Mereka bisa berbagi cerita dan pengalamannya bagaimana menangani urusan teknis sepakbola di negaranya masing-masing. Ini juga merupakan kesempatan baik juga bagi mereka untuk mendapatkan pelajaran yang lebih dalam dari yang sudah kami sediakan.”
“Tiga hari ini kita fokuskan di leadership (kepemimpinan) dan memastikan semua detail bagaimana bisa mengembangkan sepakbola secara berkelanjutan bagi negara anggota FIFA.”
“Bukan sekedar sepakbolanya saja secara teknis, tapi dari segi manajerial, jadi nanti kita bisa mendapatkan seorang Direktur Teknik yang kompeten dan bisa bertahan lama di pekerjaannya dan mengimplementasikan dengan baik rencana strategi mereka kedepannya.”
Sebagai peserta dari tuan rumah, Yeyen Tumena mengatakan sangat terbantu dengan adanya seminar ini. “Saya merasa banyak terbantu dan mendapatkan pelajaran di kegiatan ini, kita juga banyak mendapatkan masukan dari pengalaman para Direktur Teknik negara lainnya, bagaimana mereka masing-masing menghadapi serta mengatasi masalah-masalah yang ada. Saya berterima kasih kepada FIFA karena bisa mengadakan acara ini di Indonesia,” katanya.
Sementara itu, bagi Seyed Mirshad Majedi sebagai Direktur Teknik Iran, kegiatan ini akan sangat bermanfaat tentunya bagi dirinya secara pribadi, “Terutama bagi Iran itu sendiri. Bagaimana nanti kami akan lebih mengembangkan sepakbola negara kami untuk menjadi lebih kuat lagi,” tuturnya.
“Saya sangat antusias dengan dukungan dan wawasan yang ditawarkan pada kursus ini. Kedua instruktur memberi kami banyak pengetahuan dan wawasan yang luas untuk menjadi direktur teknis yang lebih baik kedepannya,” sambungnya.





