
Agum Gumelar Ajak Para Calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI Bersilahturahmi di Kediamannya
Ketua Komite Pemilihan PSSI, Agum Gumelar mengadakan acara silahturahmi dengan para calon kandidat Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI di kediamannya jalan Panglima Polim III, Jakarta Selatan, Senin (3/10).
Acara tersebut diadakan agar para calon saling kenal dan juga menjaga rasa persahabatan yang harmonis antara sesama mereka. Lima dari sembilan calon ketua umum PSSI memenuhi undangan tersebut.
Kelima calon ketum yang hadir memenuhi undangan tersebut adalah Moeldoko, Edy Rahmayadi, Tony Aprilani, Djohar Arifin Husin, dan Kurniawan Dwi Yulianto.
Sementara itu, hadir pula calon wakil ketua umum dan calon komite eksekutif PSSI, seperti Sihar Sitorus, Iwan Budianto, Llano Mahardika, Andi Rukman, dan Yesayas Oktavianus.
Tiga calon ketum tidak hadir dalam acara itu. Mereka adalah Benhard Limbong, Erwin Aksa, dan Sarman El Hakim tidak menghadiri acara ramah tamah. Sementara Eddy Rumpoko baru hadir selepas acara lantaran baru tiba dari Solo.
Dalam sambutannya, Agum selaku tuan rumah mengatakan kepada para calon agar harus tetap bersahabat, supaya tercipta suasana menuju pemilihan yang tenang, aman dan nyaman.
"Nanti siapa pun yang terpilih, kita semua harus tetap bersahabat. Jangan sampai ada lagi masalah-masalah yang timbul setelah pemilihan nanti," ujarnya.
Agum juga mengatakan, "Sesama kandidat jangan ada black campaign, ini adalah kongres organisasi bidang olahraga, jadi harus tekankan prinsip sportifitas," tegasnya.
"Junjung tinggi Solidaritas dan Persahabatan dengan adanya kongres ini, " ujar Agum di depan para kandidat Ketua Umum PSSI yang hadir,” tambahnya.
Mengenai tempat penyelenggaraan kongres, Agum mengingatkan kalau itu merupakan keputusan dari pengurus PSSI apa yang semestinya dilakukan Kemenpora itu harusnya bersifar saran dan dikomunikasikan secara baik dengan pihak PSSI.
"Tempat kongres ya harus sesuai keputusan pengurus PSSI, kalaupun ada niatan dari pemerintah melalui Menpora-nya untuk menyiapkan tempat kongres PSSI kedepan ya tentunya harus bersifat saran dan dikomunikasikan secara baik kepada PSSI, bukan lantas Intervensi yang kalau tempat kongres tidak ikut Pemerintah maka tidak keluar ijin pelaksanaan."
Agenda Temu Kandidat di hadiri pula oleh IGK Manila, Sekjen PSSI Azwan Karim, Deputi Sekjen PSSI Budi Setiawan serta beberapa pengurus PSSI yang lainnya.





